Anda Punya Masalah Mata, Pontianak Eye Center Pilihan Tepat


Begitu mau masuk, orang banyak duduk di luar. Ada beberapa yang tak kebagian tempat duduk. Terpaksa harus berdiri. Begitu di dalam, sudah ramai. Untungnya, saya dan istri kebagian tempat duduk. Suasana bagian tunggu sangat ramai. Mereka semua berobat mata. Inilah Pontianak Eye Center (PEC) Jalan Parit Haji Husin (Paris) II Pontianak. PEC salah satu tempat pengobatan mata paling favorit di Kota Pontianak. Bukan hanya warga Pontianak meramaikannya, banyak juga dari daerah sekitarnya seperti Mempawah dan Kubu Raya.

Pada Rabu (15/5/2019), saya membawa istri ke PEC. Ada sedikit gangguan dengan matanya. Mata terasa ada sampah. Kerja merasa terganggu. Tak ada pilihan harus ke tempat pengobatan mata. PEC yang dituju. Sebab, sebelumnya mertua saya juga berobat di sana. Alhamdulillah, penglihatan mertua membaik. Referensi ini menjadikan saya dan istri mau ke sana lagi.


Begitu di sana, sudah banyak warga. Ada yang duduk di luar menunggu antrean. Bahkan, tak sedikit berdiri. Sementara di dalam, tidak kalah ramainya. Dari pagi mereka sudah datang. Semua bermasalah dengan mata. Sebelum masuk ruang tunggu, terlebih dahulu daftar di depan. Usai daftar, diberikan kartu sebagai tanda identitas sudah masuk komputer.

Kami pun duduk di ruang tunggu. Kebetulan ada bangku kosong. Menunggu sampai nama dipanggil. Tidak kurang setengah jam, nama istri dipanggil untuk masuk ke ruang refraksi. Ruang pemeriksaan awal sebelum ke dokter. Di ruangan ini, ditanya-tanya soal keluhan mata. Lalu diperiksa mata menggunakan alat khusus. Serta disuruh melihat huruf dari ukuran besar sampai kecil dengan jarak tertentu. Dari pemeriksaan ini, petugas memberikan beberapa catatan yang nanti dibaca oleh dokter mata. Sekitar 15 menit pemeriksaan di ruang refraksi selesai.


Usai dari ruang refraksi, kami harus menunggu lagi. Rupanya cukup ramai antrean. Sabar menunggu. Akhirnya, nama istri dipanggil. Rupanya bukan langsung masuk ruang dokter, melainkan harus menunggu di dekat pintu ruang dokter. Ya, harus menunggu lagi. Sabar.
Sampai akhirnya, dipanggil oleh asisten dokter. Saya sebagai suami dibolehkan masuk. Begitu di dalam, hanya dua orang. Satu dokter dan asistennya. Saya sedikit kaget, rupanya sang dokter itu mengenakan pakaian dinas. Bukan pakaian dinas putih-putih umumnya dokter, melainkan megenakan pakaian dinas tentara. Ternyata, sang dokter adalah dokter tentara yang diperbantukan bekerja di PEC.

Dokternya sangat ramah. Mata istri diperiksa dengan saksama. Hasilnya, sang dokter memberikan dua alternatif, dioperasi atau cukup diberikan obat tetes. Kalau dioperasi, tingkat kesembuhannya akan lama. Kalau hanya dikasih obat tetes, sembuhnya hanya sementara. Untuk sementara, istri lebih memilih cukup diobati sambil mempersiapkan mental untuk operasi. Selain itu dokter juga menganjurkan memakai kaca mata hitam bila bearda di luar.  Oke dokter, terima kasih.


Dari ruangan dokter, kami harus menunggu lagi. Menunggu untuk pengambilan obat. Tidak lama sih. Kurang lebih 10 menit, nama istri dipanggil untuk ngambil obat. Obatnya berupa dua botol kecil obat tetes. Karena, kami tidak menggunakan kartu BPJS, ya harus bayar. Bayar semua Rp370.000,-. Mahal juga ya. Tidak ada masalah kalau memang ada duitnya. Akan jadi masalah bila duitnya tidak ada. Sebenarnya, saya dan istri memiliki kartu BPJS. Kali ini tidak digunakan. Untuk menggunakan kartu BPJS harus mendapatkan surat rujukan dari dokter BPJS itu sendiri. Nah, ngurus surat itu yang kadang menyebalkan. Antreannya sangat panjang. Kadang datang sore hanya untuk ambil kartu antrean, sudah habis. Di sinilah masalah.

Pengobatan pun selesai. Kami kembali bekerja. Secara keseluruhan, berobat mata di PEC cukup memuaskan. Walaupun harus antre, biasalah. Gedungnya sangat refresentatif. Di PEC melayani pemeriksaan mata dewasa dan anak-anak. Lalu, melayani pemeriksaan refraksi, operasi katarak fakoemulsifikasi, perimetri atau lapang pandang, laser katarak sekunder, laser retina atau saraf mata, dan laser iridotomi/glaukoma. Mengenai fasiltas sangat lengkap. Tak heran apabila PEC menjadi primadona. Kebanyakan mereka menggunakan kartu BPJS. Dengan kartu ini, pengobatan gratis.

Bagi anda memiliki masalah dengan mata, saya rekomendasikan pergilah ke PEC. Insya allah dijamin memuaskan. Semoga bermanfaat.



SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Menangkap Kejadian - Memberi Makna Hidup

0 Response to "Anda Punya Masalah Mata, Pontianak Eye Center Pilihan Tepat"

Post a Comment